Lingga, Sabtu 2 Agustus 2025 – Komitmen STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang dalam memperluas budaya literasi di wilayah pedesaan kembali diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Literasi Desa yang berlangsung di Perpustakaan Desa Resun, Kabupaten Lingga. Program ini melibatkan dosen serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Resun yang mengadakan berbagai aktivitas edukatif untuk mendorong minat baca masyarakat. Kegiatan literasi yang digelar tersebut menjadi bagian dari upaya strategis membangun fondasi kecerdasan generasi muda desa demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Sejumlah dosen yang terlibat antara lain Nurbaiti Usman Siam, Raja Abu Mansur Matridi, Sri Ambarinah, dan Neng Surya Ningsih. Mereka bersama mahasiswa KKN memberikan berbagai pelatihan sederhana, motivasi, serta pendampingan literasi kepada anak-anak dan remaja setempat. Dalam sambutannya, Nurbaiti Usman Siam menekankan bahwa literasi merupakan keterampilan yang jauh lebih luas daripada sekadar membaca dan menulis. Menurutnya, kemampuan menganalisis, berpikir kritis, serta memahami informasi dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian penting dari literasi masa kini. “Gerakan literasi desa ini menjadi pintu awal untuk menciptakan masyarakat desa yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Nurbaiti. Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta diajak membaca dan memahami isi buku yang mereka pilih, lalu dimotivasi untuk menceritakan kembali isi bacaan tersebut. Anak-anak yang mampu menyampaikan kembali cerita dengan baik diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Inisiatif literasi ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Melalui pendekatan edukatif yang humanis dan menyenangkan, program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan membaca sejak dini serta memperkuat kapasitas intelektual masyarakat pedesaan. STISIPOL Raja Haji menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus diperluas ke desa-desa lain sebagai bagian dari kontribusi kampus dalam meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat fondasi Indonesia Emas 2045.
