Tanjungpinang, Jumat 21 November 2025 – Upaya membangun kesadaran hidup sehat di kalangan mahasiswa kembali dilakukan STISIPOL Raja Haji melalui kegiatan sosialisasi bertema “Kenali Kanker dan Tumor”. Acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia dan dipusatkan di Ruang Mini Auditorium STISIPOL Raja Haji.
Narasumber utama, NS Futuhat Ridwanallah, S.Kep, membuka penjelasan dengan menguraikan perbedaan kanker dan tumor, faktor pemicu, serta urgensi penerapan pola hidup sehat untuk mencegah risiko penyakit tersebut. Ia menekankan bahwa deteksi dini merupakan langkah paling efektif dalam menekan angka kematian akibat kanker.
“Kesadaran sejak awal dapat menyelamatkan banyak nyawa di masa depan,” tegas Futuhat.
Selain penjelasan teoretis, Futuhat juga memperkenalkan sejumlah tanaman herbal seperti benalu teh, keladi tikus, dan temulawak putih yang menurut berbagai penelitian dipercaya mampu membantu mencegah perkembangan sel kanker.
Kegiatan semakin interaktif ketika Devani Anggun Sagita, S.Pd. memberikan demonstrasi teknik pemeriksaan mandiri sederhana untuk mendeteksi benjolan atau tanda awal kanker dan tumor. Sesi praktik ini mendapat perhatian besar dari para mahasiswa yang antusias mencoba teknik tersebut.
Dosen STISIPOL Raja Haji, Raja Abumanshur Matridi, S.Sos., MPM, mengapresiasi materi yang disampaikan narasumber. Menurutnya, sosialisasi semacam ini sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan kesehatan yang aplikatif.
“Ilmu seperti ini terlihat sederhana, tetapi sangat berarti bagi masa depan mereka. Kami berterima kasih kepada para pemateri yang telah membuka wawasan mahasiswa terkait kesehatan,” ujar Abumanshur.
Ia turut mengingatkan mahasiswa untuk tidak mengabaikan kesehatan di tengah rutinitas akademik. “Mahasiswa yang cerdas bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjaga kesehatan diri dan memberi contoh bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, STISIPOL Raja Haji berharap mahasiswa dapat lebih sadar terhadap pentingnya pola hidup sehat dan terdorong untuk melakukan deteksi dini demi masa depan yang lebih produktif dan terbebas dari risiko penyakit serius.
