Tanjungpinang, Jumat 21 November 2025 – STISIPOL Raja Haji kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kajian strategis daerah dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema kepemimpinan maritim. Acara digelar di kampus STISIPOL Raja Haji, Tanjungpinang, dan dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kepulauan Riau sebagai narasumber utama. FGD ini merupakan rangkaian pelaksanaan penelitian Hibah Kompetitif Nasional Fundamental-Reguler dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025 dengan fokus penelitian: “Kepemimpinan Maritim: Transformasi Kepemimpinan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Dampaknya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Sejumlah pimpinan OPD Kepri hadir untuk memberikan pandangan strategis mereka, di antaranya Kepala Bappelitbangda Kepri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PMD, Kepala BPBD Kepri, serta pimpinan Badan Pengusahaan Kawasan Bintan dan Tanjungpinang. Kehadiran para pejabat tersebut diharapkan memperkaya kajian terhadap praktik kepemimpinan maritim di wilayah kepulauan. Wakil Ketua I Bidang Akademik STISIPOL Raja Haji, Raja Abumanshur Matridi, S.Sos., MPM, dalam sambutannya menekankan pentingnya forum FGD sebagai ruang dialog multi-pemangku kepentingan. “Diskusi ini menjadi momentum untuk menghimpun pemikiran dari berbagai perspektif, sehingga penelitian dapat menghasilkan analisis yang lebih mendalam dan relevan bagi tata kelola maritim,” ujarnya. Para peserta FGD diminta melakukan konfirmasi kehadiran kepada tim peneliti yang terdiri dari Rendra Setyadiharja, Billy Jenawi, dan Riau Sujarwani. FGD ini diharapkan mampu menghasilkan gambaran menyeluruh terkait tantangan, peluang, serta arah transformasi kepemimpinan maritim di Provinsi Kepulauan Riau. Temuan FGD nantinya akan menjadi bagian penting dalam merumuskan rekomendasi akademik bagi pembangunan wilayah kepulauan serta penguatan integrasi nasional melalui tata kelola maritim yang adaptif dan kolaboratif.
