Tanjungpinang, 29 April 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji resmi menjalin kemitraan strategis dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Selasa, 29 April 2025. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengawasan pemilu dan pengembangan pendidikan demokrasi di lingkungan kampus dan masyarakat luas.
Acara penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Ketua STISIPOL Raja Haji, Ferizone, Ketua Program Studi Sosiologi Endri Bagus Prastiyo, Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril Putra, serta Komisioner Bawaslu Maryamah dan Rosnawati. Kehadiran para pejabat ini menandai komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung proses demokrasi yang transparan dan partisipatif.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, termasuk pelatihan dan pendidikan politik bagi mahasiswa, penelitian bersama tentang kepemiluan, serta pelibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan pengawasan partisipatif. Melalui kemitraan ini, diharapkan tercipta generasi muda yang lebih sadar dan terlibat dalam proses demokrasi.
Ketua STISIPOL Raja Haji, Ferizone, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas peran kampus sebagai agen perubahan sosial. “Kami percaya bahwa pendidikan politik yang baik akan melahirkan pemilih yang cerdas dan kritis,” ujar Ferizone.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kepri, Zulhadril Putra, menekankan pentingnya kolaborasi dengan institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu. “Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memperluas jangkauan pengawasan dan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga integritas pemilu,” katanya.
Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kepri untuk membangun jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan, dalam rangka menciptakan pemilu yang berintegritas dan demokratis. STISIPOL Raja Haji, sebagai institusi pendidikan tinggi yang fokus pada ilmu sosial dan politik, diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tujuan tersebut.
